Rahasia Kemakmuran I
Prinsip kemakmuran bisa kita lihat dan pelajari dari alam semesta. Apa yang anda berikan pada alam bisa kembali berlipat ganda. Satu butir gandum yang anda kembalikan ke tahah bisa memberikan 80 butir gandum. Satu biji apel yang anda tanam bisa bertumbuh menjadi pohon besar yang menghasilkan banyak apel, yang cukup untuk menciptakan hutan apel.
Orang jaman dulu selalu menyisihkan sepuluh persen dari hasil panennya untuk dijadikan benih. Siapa yang mengukuti nasehat para bijaksana ini akan menjadi makmur, dan setiap keturunannya akan menjadi tuan tanah yang kaya raya.
Bayangkan bila satu kilogram gandum yang ditanam menjadi 80 kilogram. Bila disisihkan 10% dari 80 kilo yaitu 8 kilo, maka akan menghasilkan 640 kilo, dan 10% nya kini adalah 64 kilo, yang akn menghasilkan 5.120 kilo. berikutnya akan menghasilkan 40.960 kg. Berikutnya 327.680 kg. lalu menjadi 2.621.440 kg, dan tahap ke tujuh menjadi 20.971.520 kg. Lihatlah segera mereka yang sabar dan mau menanam akan menjadi snagat kaya. Lumbung-lumbugnya penuh dengan gandum.
Apa yang orang pikir sangat langka, sebenarnya adalah pola piir yang salah. Apakah emas menjadi mahal karena langka? Begitu banyak meteor yag mengandung bijih emas, atau jutaan trilyun planet yang lebih besaar dari bumi yang memiliki kadungan emas sangat banyak yang kalau dibawa ke bumi memungkinkan semua orang memiliki rumah dari emas. Bagaimana dengan minyak bumi? Sebenarnya begitu banyak minyak yang masih belum ditemukan.
Di Arab minyak keluar begitu saja dari tanah. Anda tinggal menyaring dari pasir dan menjadi kaya. Dan itu baru akan habis kalau terus diambil selama duaratus tahun lagi. Banyak laut dalam yang belum terjangkau manusia. Masih begitu banyak sumber minyak yang menunggu untuk diteukan. Belum lagi alam masih terus memproses minyak yang baru.













